5 KESULITAN YANG DIALAMI SUPPLIER BANGUNAN DALAM MENJALANKAN BISNISNYA

5 KESULITAN YANG DIALAMI SUPPLIER BANGUNAN DALAM MENJALANKAN BISNISNYA

Belakangan ini, bisnis supplier bahan bangunan memanglah menguntungkan. Mulai dari network dunia properti yang luas, sampai ke keuntungan berjualan yang sangat tinggi, ada banyak kelebihan yang dapat dinikmati seorang supplier bahan bangunan.

Walaupun begitu, mengembangkan popularitas di ranah bisnis bangunan bukanlah hal yang mudah. Sedikit berbeda dari bisnis lainnya, dalam bisnis bangunan, Anda harus membentuk kepercayaan yang kuat dengan klien. Dengan begini, popularitas bisnis bangunan Anda pun akan lebih mudah terangkat.

Berikut mungkin adalah kesulitan-kesulitan yang Anda hadapi dalam menjadi supplier bangunan.

1. Pemasaran yang cukup sulit

Memasarkan bahan bangunan merupakan kegiatan yang cukup sulit

Marketing memang tidak pernah mudah, apalagi jika yang disuarakan adalah bisnis bahan bangunan. Kebanyakan orang sudah memiliki kontak toko bangunannya yang terpercaya. Karena inilah, mungkin masih banyak yang belum mengunjungi bisnis bangunan Anda.

Untungnya, belakangan ini bisnis bahan bangunan mulai berpindah ke arah digital. Semua dilakukan melalui e-commerce sehingga Anda bisa memasarkan produk Anda secara digital juga. Salah satunya adalah platform jual beli online Bildeco yang beroperasi di Indonesia. Tentunya dalam platform ini Anda bisa memasarkan produk Anda dan langsung terlihat oleh kontraktor.

Selain itu, kontraktor juga bisa dengan mudah menemukan produk Anda hanya dari fitur geolokasi yang ditawarkan Bildeco. Ketika kontraktor mencari produk lewat Bildeco, Bildeco dapat menampilkan beberapa produk sesuai dengan lokasi terdekat untuk memudahkan para kontraktor.

Dengan begini, tidak perlu lagi membuang biaya besar untuk promosi karena produk Anda sudah pasti terlihat oleh pelanggan potensial.

2. Persaingan harga yang ketat

Persaingan harga bahan bangunan semakin ketat

Bagi Anda yang memiliki toko bangunan fisik, maka Anda secara terpaksa harus memasangkan harga produk yang lebih tinggi. Selain itu, harga produk juga bisa meninggi karena Anda harus menutup biaya dalam melakukan promosi.

Baca Juga  Mengenal Konsep dan Ciri-ciri Arsitektur Tropis

Persaingan harga inilah yang menyulitkan sebagian besar supplier bangunan. Sebagai pembeli, tentu saja kontraktor akan memilih produk dengan harga yang paling bersahabat.

Untungnya, Bildeco dapat meringankan permasalahan tersebut. Dengan Bildeco, Anda dapat menghemat biaya promosi pemasaran. Tinggal memasang harga yang sesuai dan Anda tidak perlu lagi memusingkan biaya pengiriman.

3. Penataan barang yang mempersulit pelanggan

 

Kesulitan setiap toko adalah penataan produk-produknya. Toko bangunan pun mempunyai kesulitan yang sama. Saking banyaknya bahan bangunan yang dijual, Anda tentunya merasa sulitnya menata produk sesuai dengan prioritas dan popularitas.

Terkadang, kesalahan menata produk adalah penyebab utama toko Anda sepi pelanggan.

Daripada membuang waktu Anda untuk memikirkan penataan produk, lebih baik pasarkan saja produk-produk Anda di Bildeco. Platform ini secara otomatis mensortir produk-produk Anda berdasarkan dengan kategori yang dipilih kontraktor.

4. Lokasi toko yang kurang strategis

Lokasi toko bahan bangunan

Selain penataan produk, kesulitan lainnya adalah lokasi toko yang kurang strategis. Lokasi toko bangunan yang jauh tentunya membuat para kontraktor merasa malas, apalagi ditambah dengan macetnya jalanan.

Dengan Bildeco, Anda tidak perlu susah menstrategikan lokasi toko Anda. Fitur lokasi yang ada pada Bildeco membantu kontraktor untuk menemukan produk-produk Anda.

Selain itu, para kontraktor tidak perlu bersusah mengambil barang karena produk-produk yang telah dibeli akan diantarkan kepada kontraktor.

5. Pengeluaran dan hutang yang tidak seimbang

Mengatur cash flow perusahaan bangunan

Masalah hutang piutang dalam bisnis bangunan bukanlah hal yang baru. Karena umumnya kontraktor membeli produk dalam jumlah yang besar, maka keterlambatan pembayaran seringkali terjadi.

Cara Mudah Jadi Supplier Bahan Bangunan Yang Sukses Dan Terpercaya

Cara Mudah Jadi Supplier Bahan Bangunan Yang Sukses Dan Terpercaya

Bisnis bahan bangunan memang menjadi bisnis yang semakin menggiurkan akhir-akhir ini. Pasalnya, di Indonesia saat ini sedang banyak terdapat proyek pembangunan. Oleh karena itu, banyak pula pebisnis yang mengambil peluang dengan menjadi supplier bahan bangunan. Jika Anda juga berminat bisnis bahan bangunan dengan menjadi supplier, simak beberapa tips dibawah ini:

Langkah Awal Menjadi Supplier Bahan Bangunan

1. Pelajari Tentang Bahan Bangunan

Hal pertama yang harus Anda lakukan jika ingin menjadi supplier produk bangunan adalah dengan menguasai semua hal yang berkaitan dengan bahan bangunan. Belilah beberapa buku yang membahas hal-hal tentang bahan bangunan, proyek pembangunan, konstruksi bangunan, atau yang lainnya. Hal ini sangat penting agar Anda tahu mana bahan bangunan yang bagus dan tidak, terlebih jika Anda mengelola bisnis sendiri.

2. Kerja sama Dengan Distributor Terpercaya

Setiap bisnis tentu aka nada kerja sama dengan pihak lain. Dalam bisnis bahan bangunan, Anda nantinya akan ditemukan dengan para distributor atau developer bahan bangunan. Untuk menjadi supplier, tentu Anda perlu mencari pemasok bahan bangunan, bukan? Dalam mencari pemasok bahan bangunan, pastikan pemasok Anda memiliki produk yang berkualitas dan terjamin keasliannya. Pasalnya, jika Anda salah pilih distributor, para kontraktor atau konsumen lainnya juga tentu akan sulit bekerja sama dengan Anda karena produk yang ditawarkan kurang berkualitas.

3. Punya Koneksi Importir Bahan Bangunan

Menjadi supplier bahan bangunan tentu harus memiliki produk yang lengkap, termasuk produk-produk dari luar Indonesia. Oleh karena itu, Anda juga perlu memiliki kerja sama dengan para importir bahan bangunan. Saat memilih importir bahan bangunan, Anda juga harus pilah-pilih dan jangan sampai salah bekerja sama. Pilihlah importir yang berkualitas dan professional.

4. Menentukan Harga

Harga bahan bangunan pada umumnya berbeda-beda di setiap toko. Meskipun menjadi supplier, pastikan harga yang Anda tawarkan standar, tidak terlalu murah dan tidak juga kemahalan. Melakukan survey harga bahan bangunan terhadap beberapa toko juga dapat membantu dalam menentukan harga yang pas dan tidak terlalu jauh dengan harga pasaran.

5. Tempat Strategis

Tempat juga menentukan laris atau sepinya sebuah bisnis, termasuk bisnis bahan bangunan. Carilah lokasi yang strategis yang banyak dilalui orang. Dengan begitu, toko Anda bisa dengan mudah diakses oleh banyak orang. Selain tempat strategis, kegiatan promosi bisa menjadi hal lain untuk menarik konsumen. Jadi, jika Anda tidak mendapatkan tempat strategis, Anda bisa lebih giatkan di kegiatan promosi.

Nah, itu dia kelima hal yang harus Anda perhatikan saat ingin memulai bisnis bahan bangunan. Dari berbagai macam bahan bangunan, salah satu bahan bangunan yang sering dicari adalah besi. Pasalnya, besi menjadi bahan bangunan vital yang berperan penting dalam setiap proyek pembangunan, Bagi Anda yang membutuhkan distributor atau pemasok besi, Anda bisa bekerja sama dengan Sulthan Wijaya Properti. Kami menerima berbagai macam pesanan besi seperti besi beton, besi plat, besi pipa, besi h beam, dan lain-lain.

Demi memuaskan klien dan pelanggan, Toko Besi Awi juga menerima order online dan delivery ke tempat tujuan. Jadi, jika Anda ingin berbisnis bahan bangunan atau mengerjakan proyek pembangunan, kami siap membantu dan bekerja sama dengan Anda.

Kirim Pesan
butuh bantuan?
Halo ada yang bisa kami bantu mengenai properti atau Food & Beverage?